Rabu, 07 Oktober 2026

Terimakasih MK


Terimakasih MK, untuk palu yang kau ketuk tadi malam

Di ruang sidang yang terang, di bawah sorot kamera

Kau bicara jujur, tak lagi menyembunyikan


Kau katakan apa yang lama kami tanya

Tak ditemukan bukti yang meyakinkan

Tak ada ijazah, tak ada diploma

Yang setara SMA, atau yang sederajat dengannya


Terimakasih MK,

Kau sebut namanya jelas, Wakil Presiden RI saat ini

Gibran Rakabuming Raka

Yang certificate of attendance bukan bukti tamat

Yang catatan nilai bukan tanda lulus


Kau katakan: tak ada ijazah setara SMA

Meski kau juga berkata: tak bisa diskualifikasi

Karena status cawapres telah selesai

Saat sumpah dilantik 20 Oktober lalu


Terimakasih MK,

Setidaknya malam ini rakyat tahu

Kebenaran itu akhirnya dibacakan.


#####


Kau katakan juga tadi malam,

Dengan suara yang berat:

"Mahkamah tidak dapat membatalkan"


Bukan karena ijazah itu ada,

Tapi karena pintu mu sudah tertutup

Perkara PHPU Pilpres telah usai

Saat pelantikan telah lewat.


Lalu kemana ini akan bermuara?

Kata mu sendiri, wahai MK,

Ini ranah lembaga lain yang berwenang

Menilai sah tidaknya syarat calon

Sebagaimana diatur UUD 1945.


Maka bermuaranya bukan di jalanan

Bukan dengan caci dan fitnah

Bermuaranya di lembaga yang sah

Di DPR, di MPR, di PTUN, di MA

Di jalur yang konstitusional


Apa yang harus dilakukan bangsa yang taat hukum ini?


Taatlah pada hukum, seperti kau taat tadi malam

Jangan main hakim sendiri

Bawalah bukti itu ke sidang yang berwenang

Uji surat keterangan penyetaraan No. 9149/D.D1/KS/2019 itu

Uji certificate of attendance itu

Apakah ia bisa disetarakan menjadi SMA?


Biarkan hukum bicara dengan hukum

Biarkan dokumen dilawan dokumen

Bukan dengan amarah.


Karena jika negara ini taat hukum,

Kebenaran yang kau bacakan tadi malam

Tak akan berhenti di ruang sidang MK

Ia harus diuji sampai tuntas,

Sampai rakyat benar-benar tahu,

Siapa yang layak memimpin,

Dan dengan ijazah apa ia berdiri di sana.


Dan sekali lagi terimakasih MK.


Bintaro 7 Oktober 2026


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terimakasih MK

Terimakasih MK, untuk palu yang kau ketuk tadi malam Di ruang sidang yang terang, di bawah sorot kamera Kau bicara jujur, tak lagi menyembun...