Selasa, 16 Desember 2025

TAM: Tangerang Pekanbaru (1)

Alhamdulillah, jam 2 siang tadi kami sudah memulai perjalanan safar bersama PO TAM. Setelah menunggu sekitar satu setengah jam di terminal Poris Plawad. Sekitar jam 10 an sudah dikabari oleh agen nya agar kami standby di terminal jam 12 siang. Namun kami yakin bahwa sesuai aplikasi tetap akan berangkat sesuai waktunya, untuk line pertama PO TAM hari ini. Line kedua nya jam 16.00.



Sengaja berangkat lebih awal juga, karena tak mau menganggu aktivitas Bundo yang juga akan memberi materi KMO bagi siswa siswa nya jam 1 siang. Dia juga tidak mau datang ke sekolah sebelum kami berangkat. Memang begitulah seharusnya, keluarga tetap yang utama. So ada win win solution juga bagi kami. Kami berangkat dari rumah sekitar jam 11.40, Bundo juga langsung ke sekolahnya di daerah Pinang. Sekitar setengah jam perjalanan, sedangkan kami sekitar 40 menit ke terminal Poris via tol Bintaro Kunciran.


Datang lebih awal di terminal juga ada manfaatnya bagi kami. Selain konfirmasi kepastian keberangkatan ke agen, karena pemesanan tiket kami secara online melalui aplikasi REDBUS. Tiket per orang 700.000 rupiah.


Selesai konfirmasi ke agen, mencari lokasi duduk yang nyaman karena lumayan juga barang bawaannya, saya dan Imam bergantian sholatnya, sambil salah seorang dari kami menemani Dhifa tentunya. Sholat nya jamak takdim, Zuhur dan Ashar di waktu Zuhur.


Saya pun tak lupa membuka komunikasi dengan para agen yang ada di sana. Bukan saya yang memulai, tetapi apara agen yang ramah menyapa saya. Mungkin begini cara mereka mencari penumpang yang prospek, meskipun mereka tahu saya sudah memiliki tiket TAM. 


Beberapa agen yang menyapa antara lain PO NPM, Miyor, Gumarang Jaya, ANS dan lain-lainnya bus PO ke Sumsel. Namun yang berkesan adalah agen Miyor, yang sekalian menyerahkan kartu namanya setelah lama diskusi mengenai PO Miyor ini, termasuk yang akan membuka trayek Jakarta Pekanbaru pertangahan bulan ini dengan kelas tertinggi nya, yakni Dream Class, Sleeper Class. Satu armada setiap harinya. Sebagai komparasi harganya ke Padang dengan kelas tersebut 950.000 per seat nya. Semoga ada harga promosi atau diskon di awal pembukaan trayek nantinya sehingga bisa menikmati armada keren dan termasuk rating tertinggi di lintas Sumatra. 


Obrolan lainnya dengan agen TAM juga menarik. Line pertama hari ini tersisa 3 seat dan line ke dua tersisa 6 seat. Artinya PO ini cukup diminati penumpang yang menuju Jambi dan Pekanbaru. Dua unit setiap hari. Line pertama dari Sukabumi dan line kedua dari Bandung. Oh ya sebagai tambahan info NPM dengan Sutan Class nya menuju ke Pekanbaru hari ini pun full seat. Cuma satu unit saja yang berangkat setiap harinya, dengan harga Rp 675.000.


Dari agen ini kami juga mendapat info tentang rencana owner TAM yang akan membuka trayek Jakarta ke Sumbar di akhir tahun ini, dan setelah itu akan diikuti pembukaan trayek baru Pekanbaru - Medan. Lumayan juga ekspansi TAM akhir akhir ini, yang bermula dari bus pariwisata dan cargo. 


Obrolan lainnya dengan agen ANS, yang mengabarkan belum ada rencana PO ini untuk kembali membuka trayek Jakarta Pekanbaru. Dulu ketika masih bujang, saya masih sempat menikmati PO ANS ini dari Duri menuju Jakarta. Entah kenapa belum ada keinginan dari owner untuk mengaktifkan kembali jalur ini. Padahal potensi penumpang nya masih besar, karena fanatisme urang awak sangat tinggi terhadap PO ini. Apalagi bila nanti jalur toll Sumatra akan terbentuk sempurna dari Bakauheni Lampung hingga ke Pekanbaru Duri dan Dumai yang akan memangkas waktu tempuh. PO lain sudah ancar ancar, karena ini adalah jalur gemuk sebenarnya.


Demikian pula dulu pengantar tulisan ini, sbil menunggu kapal masuk kapal di dermaga eksekutif.


Semoga nanti sampai di Pekanbaru sesuai harapan. Selamat, aman dan lancar serta sehat penuh kebugaran. Aamiin yaa Rabb


Merak, 16.07 WIB

16 Desember 2025.

1 komentar:

Fokus Pada Tujuan Akhir

Jika diibaratkan mobil, ada tiga buah spion dan satu kaca yang besar. Tiga spion kiri dan kanan dan satu dibagian atas. Meskipun tiga spion,...