Setelah beberapa hari ini di rumah di rumah saja, akhirnya dia minta untuk diajak keluar. Sebelumnya kalo diajak sama saudara yang lain hanya sekedar memenuhi syarat saja, jika tidak dianggap terpaksa. Baik di Duri ataupun di Pekanbaru.
Di Duri bersama Yuni dan Fatur hanya pengen beli ice cream dan jajanan lainnya, buat ngemil di kamarnya. Di Pekanbaru sempat bertiga dengan sepupunya, Affan dan kak Aira nginap di hotel sehari dan kulineran ke Sate Ocu Ijep di Rimbo Panjang bersama saya, Esi dan suaminya beserta anak minantu nya serta satu cucu. Dengan Wiza dan keluarga ke Living World sekali. Hanya itu saja dia keluar rumah.
Tetapi hari ini dia minta di antar ke Gramedia. Ke Mall bukan dunia dia. Dia merasa risih jika ke sana, kecuali kalo di sana ada toko bukunya.
Setelah zuhur tadi, cuaca agak bersahabat kami motoran dari rumah di jalan Piranha menuju Gramedia di jalan Sudirman kota Pekanbaru. Lewat jalan belakang saja. Alhamdulillah sedikit gerimis halus dalam perjalanan tak menghentikan langkah walau untuk sekedar berteduh.
Sesampai di Gramedia dia asyik mencari 3 buku buat dia dan satu pesanan kakaknya. Saya menikmati suasana ini dengan video call bersama Bunda, Imam dan Kakak serta nenek. Saling berkabar dan bercerita dengan kondisi masing-masing yang terbentang jarak yang cukup jauh. Bentangan jarak tak menghalangi kami berkomunikasi saat ini, begitu juga dengan teman teman tentunya.
Selama berkomunikasi tersebut tak terasa empat buku sudah selesai dia pilih. Totalnya Rp 457.000 untuk empat buku pilihannya. Sempat saya ledekin tadi, kalo di fried chicken, "Dengan satu lembar seratus ribu sudah kenyang banget kita Nak."
Nah dia ini emang beda. Biarlah tidak ke outlet fried chicken atau yang sejenisnya. Biarlah tidak makan di sana, kalo hanya sekedar mengisi perut. Tak mengapa. Yang penting jangan tidak beli buku. Buku adalah segalanya bagi dia. Buku adalah jajannya.
Dan dari total pembelian buku tadi, saya hanya mengambil dua ratus ribu saja yang dia. Sisanya saya suruh simpan. Tadinya dia mau bayar semuanya. Dia merasa punya uang sendiri dan mau membeli buku dari uangnya sendiri. Begitulah dia. Ada prinsip tidak mau tergantung orang lain, kalo dia mau, dia siapkan uang tabungannya untuk belanja. Lumayan keren menurut saya mah. :)
Sayang ketika mau keluar dari Gramedia hari hujan. Lumayan deras dan lumayan lama. Sembari hujan reda, tulisan ini saya tuntaskan. Menulis itu indah. Menulislah sebisanya dengan memanfaatkan waktu yang ada, seperti saya .
Pekanbaru Depan Gramedia
28 Desember 2025, 15.20.




















