Jumat, 17 Januari 2025

Terios Mandi Sore

Pagi tadi kami laksanakan agenda sesuai rencana semalam. Melakukan aktivitas olahraga jalan kaki di Jakarta sekalian jalan jalan ringan melihat kehidupan kota Jakarta yang bertepatan dengan Car Free Day di hari Minggu pertama di awal tahun 2025.



Bersama Imam dan Dhifa serta Bunda tercinta kami menggunakan motor ke Puri Beta. Dari sana kami naik busway Transjakarta. Memberikan pengalaman berkesan bagi mereka, terkhusus buat Imam yang belum pernah merasakannya. Karena selama ini, sejak dia mondok di Gontor Ponorogo Kampus Dua tahun 2018 belum pernah kami lakukan. Setiap liburnya selalu betah di rumah atau ke kampung halaman melihat neneknya di Kapau Bukittinggi.


Meskipun tadi malam kami baru sampai di rumah, setelah perjalanan jauh non-stop dari Kapau selama lebih kurang 30 jam lamanya, capek yang dirasa sudah jauh berkurang. Pagi ini kami tetap beraktivitas seperti biasanya. Subuh tetap ke mesjid berdua Imam, bunda dan Dhifa sholatnya di rumah. 


Membersamai mereka tetap tak ada kata lelahnya. Suasana yang seperti ini akan menunggu waktu lama lagi karena esok Imam akan kembali mengabdi di PP Nurul Huda Tasikmalaya, sementara Dhifa akhir pekan ini akan kembali ke Ma'had  Riyadhul Qur'an nya. Setelah itu kami akan kembali berdua. "Pulang Pokok" nya saja.


Dengan busway kami turun di CSW dan Bundaran Hotel Indonesia. Di halte "Perahu Pinisi" ini kami manfaatkan momen untuk mengabadikan keindahan sebagian Kota Jakarta. Menyaksikan Tugu Selamat Datang, Hotel Indonesia, Grand Hyatt dan sekitarnya serta keramaian orang yang berolahraga pagi sepanjang Sudirman dan Monas. Meskipun sedikit antri karena spot photo banyak peminatnya. Ada pengaturan jumlah orang yang diizinkan di ujung spot kapal ini. Setiap kelompok maksimal di sana sekitar lima menit saja. Meskipun dibatasi waktu, para pengunjung tetap bersabar untuk mengambil gambar bersama sanak saudara ataupun sejawat nya. 


Dan pagi ini cuaca sangat cerahnya. Langit biru dengan awan putihnya sangat menambah keindahan Kota Jakarta yang selalu menjadi rujukan peta politik di Indonesia. Terutama dalam rencana pemindahan ibukota negara dalam beberapa tahun belakangan ini. Jakarta selalu menjadi sentra issue nasionalnya. Semoga Jakarta akan baik baik saja. Jakarta yang selalu menjadi ibukota tang berskala dunia pastinya. Dan semoga Gubernur selanjutnya tetap memberikan karya bagi seluruh warga ibukota dan kebanggaan setiap anak bangsa yang ada di seluruh Nusantara tercinta. Jangan pindahkan ibukota, bila Jakarta masih layak menjadi pemersatu seluruh komponen bangsa.


Dan keindahan kota Jakarta pagi ini semoga menjadi momen yang indah untuk Imam dan Dhifa. Kami susuri jalan Sudirman. Kami nikmati jajalan yang ada "dijajakan" oleh lapisan warga terbawah ibukota. Ekonomi kelas menengah ke bawah sangat terasa. Hiruk pikuk kota hilang seketika saat CFD dilaksanakan. Warga bebas berlari, berjalan, bersepeda, bermain sepatu roda, bersama sejawat, keluarga maupun komunitas nya. Kebersamaan adalah kunci bagi pemerintah dan warga nya. Pemerintah memfasilitasi kebutuhan warganya, warganya memanfaatkan setiap waktunya tanpa perlu memikirkan biayanya. 


Langkah kami selanjutnya mencoba naik MRT dari Dukuh Atas menuju Lebak Bulus. Sepanjang jalan mereka saksikan bagaimana kondisi sebagian Kota. Di Stasiun Lebak Bulus, melepaskan rehat sejenak sebelum balik lagi ke halte Kebayoran bersama busway, menuju Halte Puri Beta. Menjelang siang kami sudah kembali di rumah setelah mengambil motor yang diparkir di Puri Beta. Untuk parkir di sana 10.000,- per kendaraan roda dua 


Keindahan kota Jakarta ini semoga menjadi langkah awal bagi Imam untuk dapat melanjutkan langkahnya ke ibukota ibukota negara lainnya kelak. Harapan kami semoga dia bisa mengikuti jejak langkah kakaknya, study abroad. Begitu juga dengan si bungsu kami pada masanya, melengkapi langkah kakak dan abangnya. 


Indahnya Jakarta yang katanya setara dengan keindahan kota kota besar lainnya di dunia, bisa mereka saksikan pada waktunya. Semoga. Kita berencana dan berikhtiar serta berdoa, semoga Allah SWT mewujudkannya. Aamiin 


Pondok Aren, 05/01/2025

18.20 WIB

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

SilaturaHMI dengan Ajo Duta Mardin

Alhamdulillah siang menjelang sore tadi bisa bertemu dan bersilaturahmi dengan salah seorang tokoh di milis rantau net, di kediamannya di da...