Satu kebahagiaan ketika bertemu dengan Desi Eka Putri yang masih ingat dengan saya, sebagai seniornya dalam ujian doktoral kanda Hendra FJ kemarin di Gedung Farmasi Unand. Dan atas izinnya kami berkodak bersama, ditemani oleh kak Dewi Wuwuh S, istri da Hendra FJ.
Alhamdulillah nya Desi ini ingat akan hal-hal yang baik baik saja tentang saya. Terlepas itu karena bertatap muka langsung, tetapi itu sudah menjadikan saya bahagia. Tetapi saya juga langsung minta maaf jika ada yang salah dari saya selama ini. Terhadap dia, angkatannya Farmasi 95, ataupun secara luas kepada angkatan lainnya, selama saya berinteraksi sebagai senior yang melakukan pembinaan di awal perkuliahan mereka dulu, maupun ketika menjadi asisten Fisika Dasar ketika mereka mengambil matkul Praktikum Fisika Dasar selama dua semester.
Sekali lagi, tulisan ini saya peruntukan untuk semuanya adik adik kelas saya sejak tahun 1993-1997, selama saya berstatus mahasiswa. Saya takut sedikit dosa, kesalahan ataupun kekhilafan dulunya akan sangat berpengaruh nantinya di Yaumil Akhir. Di saat hisab di hadapan Allah SWT kelak. Saya mohon dibukakan pintu maaf yang sebesar-besarnya.
Mengapa???
Karena ketika jadi mahasiswa selalu ada dua pasal yang diterapkan kepada mahasiswa baru. Dan kedua pasal ini wajib hapal. Pasal tersebut adalah sebagai berikut:
1. Senior tidak pernah salah
2. Jika senior salah, lihat pasal satu.
Jujur, kemarin saya melihat dan mengingat ada kejanggalan dalam kedua pasal tersebut. Dulu bolehlah kita bangga dengan kedua pasal ini. Tetapi ketika sudah mulai senja usia, harusnya ini menjadi introspeksi bagi diri pribadi.
Bisa jadi setiap kedongkolan, kekesalan junior dulunya masih ada sedikit dendam, ada hati yang terluka oleh ucapan, tindakan dan perbuatan kita, pasti akan Allah mintakan pertanggungjawabannya. Ketika diminta di Yaumil Akhir, pastilah berat. Makanya ketika masih hidup, minta maaflah.
Orang yang meminta maaf adalah mulia. Dan orang yang mau memberikan maaf lebih mulia. Sehingga yang meminta maaf dan yang memberi maaf, di mata Allah SWT sama sama orang yang MULIA.
Namun jika ada kebaikan yang tertanam selama pembinaan ataupun kebaikan di dalam praktikum Fisika Dasar semoga menjadi ladang amal bagi kita semuanya.
Terimakasih Desi, atas sapaan pagi kemarin kepada da Jeje, terhadap kenangan yang dulu ada saat awal perkuliahan Desi di tahun 1995. Atas pertemuan kemarin, lahirlah tulisan ini.
Semoga ini juga merupakan keberkahan bagi kita semua yang hadir dalam sidang doktoral kanda Hendra FJ kemarin. Merawat silaturahmi, merajut kebersamaan sesama alumni.
Belanti Barat Padang
Kamis, 30 Juli 2026
07.24 WIB

Tidak ada komentar:
Posting Komentar