Pada suatu hari, seorang Bijak meminta kepada seorang tukang emas yang sudah tua renta untuk membuat cincin dan menuliskan sesuatu di dalamnya.
Sang Bijak berpesan, "Tuliskanlah sesuatu yang bisa kamu simpulkan dari seluruh pengalaman dan perjalanan hidupmu supaya bisa menjadi pelajaran bagi hidup saya."
Berbulan-bulan si tukang emas yang tua membuat cincin tersebut merenung kalimat apa yang patut diukir di cincin emas yang kecil itu. Akhirnya, si tukang emas itupun menyerahkan cincinnya pada sang Bijak.
Dengan tersenyum, sang Bijak membaca tulisan kecil di cincin itu. Bunyinya, "THIS TOO, WILL PASS" (artinya "DAN YANG INIPUN AKAN BERLALU").
Awalnya sang Bijak tidak terlalu paham dengan tulisan itu. Tapi, suatu ketika, tatkala menghadapi persoalan hidup yang pelik, akhirnya ia membaca tulisan di cincin itu "DAN YANG INIPUN AKAN BERLALU" lalu ia pun menjadi lebih tenang.
Dan tatkala ia sedang bersenang-senang, ia pun tak sengaja membaca tulisan di cincin itu "DAN YANG INIPUN AKAN BERLALU" lantas ia menjadi rendah hati kembali.
Ketika kita lagi punya masalah besar ataupun sedang lagi kondisi terlalu gembira, ingatlah kalimat "DAN YANG INIPUN AKAN BERLALU."
Tidak ada satupun yang langgeng. Jadi, ketika kita punya masalah, tidaklah perlu terlalu bersedih. Tapi, tatkala kita lagi senang, nikmatilah selagi kita bisa senang.
Ingatlah, yang kita hadapi saat ini, semuanya akan berlalu.
Jadilah:
• Tetap SEJUK di tempat yang Panas,
• Tetap MANIS di tempat yang begitu Pahit,
• Tetap merasa KECIL meskipun telah menjadi Besar,
• Tetap TENANG di tengah Badai yang paling Hebat.
THIS TOO WILL PASS !!!
Hanya dengan mematuhi ATURAN ALLAH SWT, maka pastilah akan MENIKMATI KEHIDUPAN AKHIRAT yang KEKAL yaitu SURGA yang di bawahnya mengalir sungai-sungai.
MasyaAllah
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
In Memoriam: Ummu Fifi
Mendadak sore tadi mendapat kabar dari si kakak di Pakistan. Kabar duka. Wafatnya Ummu Fifi, sohibnya, yang juga tak jauh rumahnya dari ruma...
-
Dalam lustrum XII Kimia Unand kemarin sengaja saya ingin bertemu dengan Prof Suryati, yang baru baru ini pengukuhannya dilaksanakan oleh Rek...
-
Jujur, saya merasakan kenyamanan dalam perjalanan dari Terminal Poris Plawad hingga ke Pelabuhan Merak. Dua orang, anak bujang dan gadis say...
-
Alhamdulillah, jam 2 siang tadi kami sudah memulai perjalanan safar bersama PO TAM. Setelah menunggu sekitar satu setengah jam di terminal P...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar